Infopubliknews.online Minahasa KOHA – Zakaria Sulu secara resmi menyatakan kesiapan dan langkah pasti untuk maju sebagai calon Hukum Tua Desa Koha dalam Pemilihan Hukum Tua (Pilhut), kini telah di tetapkan mendapatkan Nomor Urut (1) Niat ini diambilnya dengan landasan pemikiran yang matang, salah satunya adalah pemahaman mendalam mengenai kondisi keuangan dan tata kelola pemerintahan desa, demi mewujudkan pembangunan yang nyata dan berkelanjutan bagi seluruh warga.
Dalam persiapannya, Zakaria telah mencermati secara rinci struktur anggaran dan pengeluaran Desa Koha. Diketahui, anggaran desa saat ini berada di angka sekitar 249 juta rupiah per tahun. Dari jumlah tersebut, pos pengeluaran terbesar terserap untuk biaya peruntukan untuk aparat desa yang digunakan untuk gaji perorangnya staf dan kebutuhan operasional lainnya. Selain itu, desa juga menanggung pengeluaran rutin untuk program sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga, serta pendanaan kegiatan Posyandu.
Kondisi ini menuntut seorang pemimpin yang cermat, karena sering ada angka pengeluaran hampir menyentuh batas kemampuan anggaran, bahkan berisiko mengalami defisit atau kondisi “tombok” (rugi) jika tidak dikelola dengan tepat. Menyadari realitas ini, Zakaria menegaskan bahwa niatnya maju bukanlah didasari semata oleh pertimbangan materi atau mencari keuntungan dari posisi, melainkan murni karena panggilan hati dan keinginan tulus membangun kampung halaman.
“Menjadi Hukum Tua bukan soal gaji tetap atau apa yang bisa diambil, tapi apa yang bisa diberikan. Saya sadar betul tantangannya: anggaran terbatas tapi kebutuhan warga banyak. Justru karena itulah saya siap maju, membawa pengalaman dan pemahaman agar setiap rupiah dana desa dikelola dengan benar, transparan, dan tepat sasaran,” ungkap Zakaria Sulu.
Bagi Zakaria, persiapan matang adalah kunci. Ia menekankan pentingnya mempelajari kondisi riil desa sebelum memutuskan maju, serta menjunjung tinggi integritas dan kepercayaan. “Kalau tidak sanggup atau tidak dipercaya, tak perlu dipaksakan apalagi membeli posisi. Jabatan ini amanah rakyat,” tegasnya.
Dengan bekal pemahaman keuangan yang kuat dan niat pelayanan yang tulus, Zakaria Sulu bertekad membawa Desa Koha ke arah yang lebih baik: mengoptimalkan anggaran yang ada, meningkatkan kesejahteraan warga di sektor pertanian dan pelayanan dasar, serta menjadikan pemerintahan desa yang bersih dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia pun memohon dukungan, doa, dan kepercayaan dari seluruh masyarakat Desa Koha untuk mewujudkan cita-cita bersama desa yang maju dan sejahtera.
(michael rusly)


